Showing posts with label ktika hati bicara. Show all posts
Showing posts with label ktika hati bicara. Show all posts

Wednesday, October 18, 2017

teruntuk Sebuah Senyuman

Dalam malam dia berbisik..
Sebuah langkah sudah tak lagi sejalan..

Kemudian dia seakan tegar..
Berjalan dalam keheningan riak rintik hujan..

Tidak menangis.. Tidak mengeluh..

Mengapa segalanya berubah?
Sebuah pertanyaan teruntuk angin yang menertawakan hujan..

Berlarilah sejauh waktu melupakan masa lalu.. Jangan lelah.. Jangan pernah mengeluh lelah..

Hingga sadar betapa waktu tak akan pernah bisa melupakan masa lalu..

Hmm.. Mungkin lebih tepatnya bahwa waktu tak akan bisa menyalahkan masa lalu..

Sakit memang..

Tapi biarkanlah menjadi sakit..

Tegarlah bersama kebahagiaan yang menanti dalam sebuah ketenangan.. Teruntuk sebuah senyuman..




Friday, April 8, 2016

Daun dan Embun

Seperti cerita daun dengan embun..
sang embun datang untuk menyejukkan..
memberi isyarat pada pagi akan sebuah keindahannya..
terlihat sempurna melekat dalam kebersamaannya..

Seperti embun dengan daun
semua mata melihat indah kebersamaan kita..
menciptakan senyum dalam kedekatan..
menyentuh hangat dalam setiap genggaman..

Seperti embun dengan daun..
sang daun tak mampu membuat waktu berhenti..
hingga membuat embun terjatuh, menghilang pergi..
dan menunggu lama untuk menantinya kembali..

Seperti embun dengan daun..
sang embun tak pernah berkata bahwa ia tak benar benar pergi..
ia hanya terjatuh untuk mengetahui isi hati sang daun lebih dalam..
meresap kedalam akar, dan menjadi bagian dari kehidupan..

Seperti embun dan daun..
Sang daun terlihat berubah menjadi lebih sempurna dengan embun didalamnya..
tanpa sadar mulai menikmati menunggu hingga nanti kembali..
dalam pagi dan semua keindahan yang pernah terjadi..

Seperti embun dan daun..
embun akan tetap seperti embun yang menyejukkan..
disaat pagi dan disaat pergi..
disaat datang lalu kemudian menghilang..

Seperti embun dan daun..
namun berbeda dengan daun..
ia kan layu dan terjatuh, mati dalam hembusan angin..
dan tergantikan dengan yang lain..

Andai kau tau, bahwa kita pernah sedekat embun dan daun..
Aku sang Daun dan tentu kaulah sang Embun itu..

Monday, February 29, 2016

Singkat Dalam Malam

Hujan sangat berkuasa hari ini..
Merengkuh segala yang indah..
Mengiris luka yang tak ingin terlihat..
Sedang diam adalah sebuah jalan yang berujung curam..

Jangan menangisi hujan yang jatuh..
Karna ia akan selalu jatuh..
Bahkan terhempas..

Jangan pula menyalahkan angin..
Yang membuat rasa takut bergejolak..

Kuatlah karna kau seharusnya kuat..
Lalu menarilah bersama hujan..

Esok mentari kan menghapus segala yg terjadi malam ini..
Sebuah langkah akan kau ukir bersama pelangi..

Dengan sebuah senyum manis..


Wednesday, February 3, 2016

Terjadi Begitu Saja

Keindahan itu terjadi jauh dimasa lalu..
Saat kamu adalah sebuah rintik hujan kecil yang selalu mengganggu..

Selalu ada hela nafas yang begitu panjang saat sendiri..
Disaat segalanya yang sakit tak lagi terasa sakit, dan disaat segala penat sadarkan kesalahan yang telah diperbuat..

Apa mungkin harapan datang disaat segalanya selalu terulang dalam kesalahan.. keajaiban hadir hempaskan kenyamanan yang telah terukir lama dan tak tergapai..

Aku tak berharap kau ada..
Tapi ntah mengapa kau slalu ada mempengaruhi segalanya..

Rasanya seperti ingin menunjukkan apa yang tak mungkin terlihat..
Namun terkadang mata itu mampu menggapai segala apa yang terpendam dalam..

Ini sebuah pelajaran penting untukku..
Dan kamu adalah teka teki dalam bagian jawaban yang terbagi bagi..

Tuesday, September 22, 2015

Diatas Batu di Mt.Lembu

11.40pm at mt.lembu

Kurasakan angin yang berbeda malam ini..
Sejuk mengikuti kabut tapi kali ini tanpa bayangan jejak langkah darimu..
Aku duduk menatap ribuan cahaya namun bukan dari bintang..

Dimana dirimu..
Apa mungkin disalah satu dari cahaya itu ada rindumu..
Aku tak dapat melihatnya, atau aku tak ingin melihatnya..?

Hela nafasku terhempas rindu..
Sendiri ini mungkin dalam peluk anganmu..

Ah.. Jangan biarkan mentari terbit terburu-buru
Karna rindu ini jelas masih atas namamu..

Waktu terasa samar..
Dalam ribuan cahaya dan kabut dalam tatapan ini..
Adalah mungkin ada sekilas masa lalu darimu..

Sunday, May 3, 2015

Nyaman Dalam Jingga

Senja sore dalam perjalanan..
Ditemani indahnya langit yang menyejukkan..
Tak terasa angin, namun terdegar indah ditelingaku..

Janji yang tak bisa ditepati..
Berharap pada doa yang kan mengobati..

Kuserahkan apa yang kulihat ini untuk bahagiamu..
Mata yang berbinar, dan hati yang begitu bebas..
Untuk kamu yang slalu ada dalam ingatanku..

Menari nari dalam waktu..
Aku begitu bahagia mengejar langit..
Bersama bayang2mu, senyummu, dan semua yang selalu tampak indah darimu..

Aku begitu menyukai langit senja ini..
Seolah mengejar, dia tak mau semuanya cepat berlalu..
Aku bukan bahagia tidak memilikimu..
Tapi aku bahagia karna ada kau disaat nyamanku..

Untuk langit jingga dalam senja..
Nyamanku adalah kamu..

Tuesday, November 4, 2014

Menyapa November

Ada apa dengan cahaya pagi di bulan november..
Bukankah harusnya lebih bersinar..
Namun hujan selalu ingin bersandar pada malam..
Menghilang pergi bersama dengan kebencian..

Kau tak pernah menatap saat bahagia..
Sedangkan kakimu melangkah mendekat saat menderita..
Kau pikir kekecewaan akan datang seketika?
Karna jawaban yang selalu hadir akan menjawab tidak..

Pergilah kau sejauh apa yang kau mau..
Karna dengan berlari sekalipun kau tak akan mampu..
Menjauh dengan rasa yang tak pernah bosan..
Menghilang bersama angan yang terus tumbuh..

Kau selalu berfikir bahwa kesalahan ada pada rasa..
Sedangkan pahit tak terasa mengenakkan..
Tapi apapun yang terus terasa manis akan membosankan..
Tanpa hambar ataupun rasa didalam lautan..

Mengapa kau seolah tak perduli..
Tau akan sakit yang diderita..
Namun beralasan selalu akan tenggelam..
Dan takut akan kehilangan rasa yang sama..

Sedikit lagi..
Biarkan kepala ini tertekan akan sakitnya..
Rasakan retak pada hati yang terbiasa kuat..
Karna itu biarkanlah sedikit lagi..

Aku akan menjatuhkanmu..
mendekat untuk berani menghapus keraguan..
Karna memang tinggal sedikit lagi..
Biarkan rasa ini bertahan..

Sedikit lagi.. karna memang sedikit lagi..
Kita akan tersadar..




Tuesday, February 25, 2014

Dirasa yang hampir sama

Dirasa yang hampir sama..
Aku melihatmu.. kuat akan tangis yang tersembunyi..
Tertawa begitu manis hingga yang terlihat hanya keindahan..
Kau tak pernah tahu akan hal itu..

Karna hanya mata ini yang mampu memandang hebat..
Hati ini yang tak pernah henti memuja..
Angan yang selalu bergejolak disaat dekat..
Dan rangkaian kata indah dibelakang jejakmu..

Dirasa yang hampir sama..
Aku menemukan masa lalu mu..
Ntah akan harus mengulang sakit..
Atau menemukan jawaban yang sama, kemudian mengingatnya..

Kembali kuat karna mu..
Tersenyum akan kebodohan yang terasa benar..

Dirasa yang hampir sama..
Begitu indah saat dikenang..
Walau sakit tak terasa dinikmati dalam renungan..

Dirasa yang hampir sama..
Doa ini tak akan pernah berubah.. :)

Monday, October 21, 2013

Ingatan aku tentang kamu

Aku termenung dalam sepi
Berpikir seolah kemarin itu baru saja terjadi..
Tak seperti nyata namun begitu terasa..

Apakabar kamu yang tak pernah terlihat senyum untukku..
Walau aku sudah tahu bahwa senyummu itu milik mereka..
Mereka yang sangat mencintaimu, dan pasti lebik baik dariku..

Aku tahu rasanya terlalu bodoh bila terus mengingatmu..
Terlalu bosan dalam penyesalan kehilanganmu..
Tapi inilah aku yang jauh dari kata sempurna untukmu..

Jika saja Tuhan mengijinkan aku melihatmu..
Aku hanya ingin sekedar tahu..
Masih adakah senyum manis yang mulai pudar dalam ingatanku..


Friday, August 23, 2013

Bila cinta dipersimpangan

Termenung dalam pagi, terjebak dalam pemikiran..
Aku tak terlalu mengerti cinta yang terbagi..
Karna dalam keduanya aku merasakan bahagia..
Namun dalam keduanya pula aku merasakan kecewa..

Maaf jika rasa ini yang salah..
Karna senyum ini tak kuasa tercipta oleh keduanya..

Bila saja aku tahu akan masa depan..
Mugkin aku tak harus bersusah payah..
Mencari bahagia yang harusnya sudah kumiliki..
Dan tak perlu ada kecewa disetiap langkahnya..

Ah.. sedikit bodoh memang bila aku berharap itu jadi nyata..
Karna yang terjadi ...
Kau dan dia selalu bertemu persimpangan yang sama..
Membuat langkah ini tak mengerti harus bergerak kemana..

Hingga diam menjadi solusi..
Hingga mencoba nikmati menjadi kebutuhan..
Bahkan hingga sia-siapun terbayang setiap harinya..

Mungkinkah aku harus menunggu siapa yang kuat bertahan..
Atau mungkin sikaplah yang harus menjadi pemenang..

Ya, cinta kadang memang merasa bosan..
Namun rasa kasihan yang selalu membuatnya bertahan..
Dan berharap selamanya tetap dalam kebersamaan..
Karna dalam cinta tak ingin ada rasa sakit yang dirasakan..

Maaf ...
Maaf jika waktu belum bisa mengubah semua..
Dan maaf bila cinta ini tersesat kearah yang tak seharusnya.. 


Saturday, June 15, 2013

Ketika Cinta Hanya Diam

Ketika cinta hanya diam..
Kau tak akan pernah tau, ketika kau lewat dihadapanku..
Semua pandangan ini hanya tertuju padamu..

Ketika cinta hanya diam..
Kau tak akan pernah tau, dipersimpangan itu aku selalu menunggumu.. Agar kita berjalan seiringan walau dengan tujuan yang tak sama..

Ketika cinta hanya diam..
Disetiap senyummu selalu ada semangatku..
Dan disetiap letih dan murungku, hanya kau yang mampu menjadi pelangi saat Itu.

Ketika cinta hanya diam..
Disetiap marahmu padaku.. Kau begitu lucu..
Karna aku tak pernah tersakiti.. Dan aku hanya bisa tersenyum melihatmu..

Ketika cinta hanya diam..
Kau tak pernah tahu, betapa bahagianya aku ketika kau terima hadiah dariku disaat hari bahagiamu..

Ketika cinta hanya diam..
Betapa cemburunya aku, ketika ada dia yang juga memperhatikanmu.. Ketika dia berjalan seiringan denganmu..
Bahkan ketika dia bercerita tentang dirimu penuh semangat..

Ketika cinta hanya diam.. Sakit yang bertahun-tahun ini seolah tertutupi oleh bahagiamu dengan yang lain..

Ketika cinta hanya diam..

Aku tak pernah menyesal mencintaimu walau hanya dengan diam....

Saturday, March 9, 2013

Masih Bernafas

Aku sudah diujung batas..
Pagi ini saksinya, mungkin akan sakit diawal..
Dengan sedikit keputus~asaan..
Tapi aku masih bernafas..

Menatap matahari terbit, bertahan tegap saat sering terlihat kalah..
Menahan tangis bersama indahnya embun pagi yang sesaat...

Dan aku masih bernafas..

Kadang merasa sendiri disaat mereka sibuk dengan kehidupannya..
Itu bukan alasan..
Karna memang takdirnya tertulis seperti itu..

Mungkin suatu saat aku yang akan dianggap pergi..
Dan disaat itulah mereka tersadar..
Jika aku benar-benar mulai lelah..

Ketika aku bernafas..
Aku tersenyum, hingga ingin sekali terbiasa..
Tak merasakan sakit dalam ingatan malam, atau sakit yang kemarin..

Terlihat bodoh terkadang menjadi menu dipagi hari..
Menyembunyikan kedawasaan oleh canda tawa yang mulai tak menemukan indahnya..
Dan tenggelam..

Dan ketika aku mulai bernafas..
Aku memejamkan mata, menarik nafas, dan merentangkan tangan..
Merasakan indahnya dengan senyum yang berbeda..

Bahagialah..
Tanpa lelah kan kulukis pelangi walau terlalu banyak warna hitam dan abu-abu...
Walau terlalu banyak rintik hujan yang turun..

Selama aku masih bernafas, maka selama itu pula aku bertahan dan terus mencoba untuk bangkit..

Yah !!!!! Selama aku bernafas.. :)

Monday, December 31, 2012

Tanpa Bintang

Gerimis temani langkah dalam gelap..
Menjaga sepi dalam kesendirian dikeramaian sekitar pandangan dua mata..
Terasa begitu rapuh..
Walau mencoba memetik embun dinginnya malam..

Ah... kenapa aku harus mengeluh..
Bukankah malam ini sama dengan malam-malam sebelumnya..
Tanpa bintang, hanya berselimut angin malam..
Dan terlihat sama walau tampak berbeda..

Lelah.. Letih...
Tetes demi tetes darimu membawa kegundahan..
Aku hanya ingin melangkah..
Menghilangkan rasa sakit yang membosankan ini..

Yang kubutuhkan saat ini adalah sedikit saja sapa darimu..
Mungkin hanya itu yg mampu mengubah suasana yang tak nyaman ini..

Hingga dalam kekosongan aku melukis senyummu..
Dan dalam khayal aku mewarnai ceriamu..
Kau tak pernah sadar betapa mudah aku terpedaya olehmu..
Tanpa bintang, aku hanya terdiam...




Monday, June 25, 2012

Pemulih kesendirian

Disaat semua lenyap.. Kau datang.. 
Dengan sebuah harapan, kau mencoba melukis anganku.. Mewarnai mimpi..
Mengisi pikiran dan kesedihanku..

Kau menampar kelemahanku dengan sifatmu.. 
Membuatku yang terjatuh, kini mulai merasakan bangkit kembali..

Aku menikmati kedatanganmu..
Perlahan.. Kau membuat warna berbeda dalam hidupku..
Tangis terasa indah.. Tawa terasa sempurna..

Kau bukanlah bintang atau rembulan saat malam.. 
Bukan pula angin sejuk kala pagi menjelang..
Kau berbeda.. Membuat aku takut namun aku menyukainya..

Kau adalah pengobat risauku.. Pemulih kesendirianku..

Ntah sampai kapan kau mampu mengisi kelamnya langkahku..
Aku tak pernah perduli..

Karna yang terpenting saat ini adalah aku memilikimu..
Menikmati masa-masa indah saat bersamamu..
Tak pernah perduli saat nanti.. 
Karna saat ini kau masih bersamaku..


Wednesday, April 11, 2012

sebuah cerita bahagia

Kau terlihat indah.. Dalam selimut jenuh yg melanda..
Mengikis sepi, membawa ceria bahagia dalam hati..

Aq tak pernah berhayal untuk memilikimu.. Karna kau selalu bilang bahwa kau slalu ada dihatiku..

Tetaplah tersenyum manis untukku..

Karna dengan begitu, kau mampu menghilangkan dahaga rindu akan dirimu.. Memeluk bayangmu yg tak pernah jauh..

Kau bahagiaku, mengadulah bila kau merindukanku.. Karna aq terlalu polos untuk mengerti perasaanmu.. Dan itu adalah kelemahanku..

Tetaplah menjadi pemanis dalam hidupku.. Berbagi canda tawa.. Mengadu sedih.. Bersama sama membangun semangat..

Ingat aq.. Karna aq berharap tak akan pernah melepasmu dari angan dan hatiku.. Walau kau lupa akan diriku sekalipun.. aq akan tetap disini..

Menunggu senyum darimu..... :)

Saturday, January 21, 2012

Pagi tanpa rasa

Terbangun bersama harapan..
Perlahan mulai menggenggam impian..
Kau hadir dalam hal yang tak pernah terduga..
Mengawali dengan rasa bahagia..

Kau ukir senyum pagiku..
Namun kau pula yg menghapusnya dalam sesaat..
Sebuah akhir nama yg menyakitkan..
Terlihat jelas menggores luka sebuah angan..

Tanpa rasa..
Tak ada sebuah kata untuk memulainya..
Tak perlu ada akhir yang akan dirasakan..
Hanya cukup diam..

Sakit yang terasa tak begitu terasa sakit..
Namun hampa ini selalu membayangi dalam setiap jejak..
Walau sudah terbiasa, tetap terasa sesak..
Tak akan hilang hanya dengan bersenang-senang dalam sesaat..

Tanpa rasa..
Tanpa harapan..
Tanpa keputusasaan...

Aku akan tetap seperti ini..
Tak akan pernah lelah.. Dan akan tetap seperti ini...

Tuesday, November 22, 2011

sebuah angan

Kau terlihat indah.. Dalam selimut jenuh yg melanda..
Mengikis sepi, membawa ceria bahagia dalam hati..

Aq tak pernah berhayal untuk memilikimu.. Karna kau selalu bilang bahwa kau slalu ada dihatiku..

Tetaplah tersenyum manis untukku..

Karna dengan bgitu, kau mampu menghilangkan dahaga rindu akan dirimu.. Memeluk bayangmu yg tak pernah jauh..

Kau bahagiaku, mengadulah bila kau merindukanku.. Karna aq terlalu polos untuk mengerti perasaanmu.. Dan itu adalah kelemahanku..

Tetaplah menjadi pemanis dalam hidupku.. Berbagi canda tawa.. Mengadu sedih.. Bersama sama membangun semangat..

Ingat aq.. Karna aq berharap tak akan pernah melepasmu dari angan dan hatiku.. Walau kau lupa akan diriku sekalipun.. aq akan tetap disini..

Menunggu senyum darimu..... :)

Saturday, September 24, 2011

Ntah

ah.. lagi-lagi aku terdiam..
teringat kenangan yang tenggelam oleh waktu..
saat dimana yang kulihat hanya dirimu..

Kebahagiaan masa lalu, ceria dan kesombongan dikala remaja..
Kita selalu ingin bersama.. Bercengkrama dalam sebuah canda..
Tak pernah ingin berpisah lama.. Selalu membunuh waktu dan ingin setiap saat bertemu..

Kini kita berbeda.. Malam mengubah segalanya..
Perasaan.. Keadaan.. Angan.. Yah.. Semuanya mungkin berbeda..
Karna kita tlah terpisah oleh kehidupan..
Terbawa oleh waktu yang membuat kita melayang..

Andai kau tau, aku disini tetap seperti dulu..
Walau tak banyak yg bisa aku ingat tentang dirimu..
Namun aku merindukanmu..

Berpisah denganmu membuat sedikit luka.. Tapi dengan mengingatmu aku merasa kuat..
Aku bertahan.. Berjuang sendiri melewati malam dan berusaha tersenyum kala mentari datang..

sesaat terpikir, mungkin aku memang harus melupakanmu..
karna ku tahu senyummu sudah tak lagi untukku..
Namun, semua itu adalah angan yang sulit jadi nyata buatku..
karna kau "masih" terlalu indah untukku..

aku seolah tak perduli akan kehadiran orang lain di sisiku..
ntah kapan semua bayang dirimu kan lenyap dari hatiku..

aku takkan pernah tahu..
karna kau slalu mengusik kesepianku, kesedihanku, bahkan kebahagiaanku...

uh.. andai kau bertukar jiwa denganku.. ^^V

Saturday, July 23, 2011

untuk senyummu..

kau yang disana.. tersenyumkah?
aku merindumu.. rindu akan canda tawamu..
tak terdengar bising disekitarku.. tanpamu..

membayangkanmu.. tak pernah bosan walau menyakitkan..
memeluk mimpi dalam hampanya angan...
tak akan pernah nyata dan sama.. namun aq bahagia..
munafik.. sedih tak pernah tampak nyata...

dirimu.. bahagia bersama yang tak pernah satu..
jauh melampaui jarak.. terpendam dalam kelam..
tak terungkap walau bersinar...
indah dilihat tanpa mampu dirasakan..

tangisan.. hanya terpendam..
bahkan tak mampu untuk diungkapkan..

ah.. lagi2 sakau karna mu..
sedikit gila layaknya orang yang sedang dimabuk cinta..
tak perduli apa yang terdengar..
nasihat hanya menjadi air yang akan menguap...

perlahan kan kunikmati slama aku bisa..
bertahan dengan diam yang tak pernah hilang..
dirimu........

Tuesday, July 19, 2011

untuk cinta yang mungkin salah

waktu mengajakku kembali
melihat semua yang sebelumnya ku impikan..
senyum itu, kegembiraan itu.. ya!! hampir semuanya..
tapi kenapa hati ini meneteskan air mata..
luka atau bahagia??.. mungkin keduanya..
luka karna orang yang kucintai pergi..
bahagia karna orang yang kucintai menemukan kebahagiaannya..
ah.. aku seperti cerita di novel bintang yang sakau karna bulan..
kenapa kebahagiaan itu karna orang lain??..
apa dia bukan milikku??..
cinta memang terkadang tak harus memiliki..
tapi kenapa aku ingin merubah semuanya..
senyum itu, kebahagiaan.. dan cinta itu..
aku ingin semuanya hanya untukku, yah... walaupun terkesan egois aku tetap ingin seperti itu...
ah.. aku hanya berharap layaknya sebuah mimpi..
mungkin memang lebih baik selamanya hidup dalam mimpi..
jika diluar daripadanya hanya menoreh luka..:')